9 Januari 2017

Mengenal Apa Saja Aturan-aturan dalam Roda de Capoeira?

Sebagai capoeirista sejati, kita harus tahu dong aturan-aturan dalam Roda! Simak!

Kita mengenal betapa capoeira sangat sarat dengan ritual dan aturan. Ada unsur filosofi yang mendalam dalam setiap gerakan-gerakannya yang artistik. Salah satu episode yang paling ditunggu-tunggu oleh para capoeirista untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam bercapoeira adalah Roda de capoeira. Bagi orang awam, Roda de capoeira ini bisa dibilang merupakan lingkaran aksi dimana para praktisi capoeira saling beradu kemampuan mereka. Roda de capoeira juga merupakan prosesi penting dalam kenaikan level seorang capoeirista. Karena roda sediri merupakan bagian atau prosesi penting dalam dunia capoeira. Tentu hal itu sangat sara dengan banyak aturan dan norma yang harus dipatuhi. Unsur penting berupa kaidah dan aturan inilah yang harus oleh para pelaku capoeira pahami.

Nah, tim senzalaindonesia kali ini akan sedikit banyak membahas tentang apa saja sih aturan-aturan yang harus di patuhi dalam rangkaian ritual Roda de Capoeira ini? Kami sudah mempersiapkannya dalam beberapa sub judul. Mari kita simak bareng!

Roda Capoeira dan Filosofi Lingkaran Dunia? 

Bagi sobat capoeira yang belum tahu. Roda memiliki makna yang berarti lingkaran dalam bahasa Portugis. Capoeira sendiri memiliki sebuah tradisi istimewa dalam melakukan roda. Dimana para capoeirista memiliki kesempatan untuk saling menjajal dan bertukar kemampuan antar praktisi capoeirista. Dua orang capoeirista akan masuk ke dalam lingkaran roda dan beraksi sesuai skill masing-masing dengan diiringi alunan musik yang keluar dari bateria seperti Berimbau, Atabaque, pandero. Tak kalah seru juga, tepukan tangan semangat dari para capoeirista lain yang berada disisi lingkaran roda semakin memberikan semangat. 

Tahukah anda kalau Roda de capoeira ini memiliki pemaknaan yang cukup dalam? Menurut beberapa penuturan para praktisi Capoeira sendiri. Roda ini diibaratkan seperti sebuah bola dunia. Dua orang capoeira yang akan bermain di dalam roda diibaratkan sebagai manusia yang akan melalui berat dan dinamisnya dunia (roda). Dan para pengalun musik bateria digambarkan sebagai mediator tuhan. Oleh karena itulah banyak dari para capoeirista yang akan bermain di dalam roda biasanya akan dengan khidmat berdoa sesuai kepercayaan mereka masing-masing di depan berimbau kepada Tuhan.

Beberapa aturan dalam Roda de Capoeira

Dalam prosesi permainan dalam lingkaran roda. Seorang capoeirista harus mengindahkan aturan. Aturan-aturan tersebut dibagi menjadi 3: Aturan pemusik batteria, Aturan pemain dalam roda dan aturan para partisipan yang tidak bermain dalam roda.

Aturan pemain musik batteria

Aturan pertama berlaku untuk para pemain batteria. Para pemusik bateria haruslah memenuhi kriteria piawai dalam memainkan alat musik. Hal ini karena dalam capoeira sendiri ada beberapa tipe permainan. Untuk orang awam, biasanya mengenalnya dengan kecepatan bergerak atau permainan lambat dan permainan cepat. Jadi pemain musik sendiri haruslah merupakan pemain yang mumpuni dalam bermain alat musik. Untuk penjelasan tentang melodi dan perbedaan permainan berdasarkan nada instrument bateria akan kami ulas di artikel lainnya.

Aturan pemain dalam roda

Aturan yang kedua adalah aturan yang dibuat untuk para pemain dalam roda. Ada beberapa ketentuan dalam bermain. Yang pertama adalah agar pemain yang masuk di dalam lingkaran roda harus bermain sesuai dengan alunan musik yang dimainkan oleh pemegang bateria. Bila musik yang dimainkan adalah musik Angola, maka capoeirista tersebut harus bermain dalam permainan Angola. Hal ini berlaku untuk jenis irama permainan yang lain pula.

Aturan lain adalah aturan memulai permainan dan memasuki roda. Ada banyak variasi dalam hal ini. Yang paling umum adalah dua orang capoeirista masuk dan duduk di depan berimbau untuk berdoa dan bersalaman dengan partner bermainnya. Lalu kemudian memulainya dengan au (gerakan meroda) ke tengah lingkaran roda.

Menurut beberapa penuturan praktisi capoeira senior. Ada dua cara memulai permainan dalam roda: (1) Menjemput permainan, dan (2) Membeli permainan. Menjemput permainan berarti Mestre atau pemimpin roda memanggil dua orang capoeirista untuk bermain di dalam roda. Sedangkan membeli permainan adalah ketika seorang capoeirista lain menyilangkan tangannya ditengah dua orang capoeirista lain yang tengah bermain di dalam roda. Ketika seorang pemain dibeli permainannya oleh capoeirista yang lain. Maka dirinya harus mundur kembali dan keluar dari tempat dimana dia masuk tadi (disisi alat musik bateria).

Aturan partisipan yang tidak bermain

Tak hanya pemain musik bateria dan pemain di dalam lingkaran roda saja yang memiliki aturan untuk dipatuhi. Para partisipan yang berdiri membentuk lingkaran Roda juga memiliki aturan yang harus dipatuhi. Aturan-aturan itu adalah agar menjaga agar lingkaran roda tetap utuh tanpa berubah formasi. Selain itu para partisipan lainnya yang tidak sedang bermain di dalam roda diharuskan untuk bertepuk tangan (ini tidak berlaku untuk beberapa irama musik) dan ikut bernyanyi untuk menyalurkan energi positif kepada pemain yang sedang melakukan aksinya di dalam roda.

Nah, kira-kira itu sedikit aturan-aturan dasar dari permainan roda de capoeira yang harus diketahui oleh sobat capoeira semuanya. Jangan seenakknya ya! Bisa-bisa nanti kena omel mestre kalau tidak mau patuh pada aturan-aturan dalam roda. Roda is respect, so respect it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *