11 Juli 2016

Sejarah Senzala

Berbicara tentang sejarah Grupo Capoeira Senzala, maka tidak bisa terlepas dari kisah tiga bersaudara, yakni Paulo, Rafael, dan Gilberto Flores yang pindah dari Bahia menuju Rio de Janeiro pada tahun 1960. Mengingat Bahia sendiri merupakan daerah tanah air tempat dimana Capoeira terbentuk, seni bela diri capoeira telah menjadi sebuah bagian penting dalam hidup disana. Termasuk pula untuk tiga Flores bersaudara ini. Mereka merupakan murid-murid yang berlatih capoeira langsung dengan dua legenda capoeira yang bernama Mestre Bimba dan Mestre Pastinha saat masih tinggal di Bahia. Setelah pindah ke Rio de Janeiro, mereka tetap berlatih capoeira secara teratur dengan menggunakan sebuah ruangan apartemen yang berlokasi di Laranjeiras. Sejarah capoeira senzala berlanjut ketika mereka bertemu dengan Fernando C.C Albuquerque (yang nantinya dikenal sebagai Mestre Gato).

Mestre Gato dan Mestre Paulo Flores

Perkelahian dalam pesta dan masuknya Fernando (mestre Gato) dalam latihan Capoeira

Pada awalnya Fernando tidak mengetahui bahwa temannya Paulo Flores adalah seorang yang piawai dalam hal capoeira. Hingga suatu malam ketika mereka berdua mengikuti sebuah acara pesta. Terjadi sebuah perkelahian dimana Paulo Flores terlibat duel dengan salah satu orang yang ikut berpesta saat itu. Musuh dari Paulo Flores mencoba melancarkan serangan kepadanya saat itu, namun Paulo berhasil menghindarinya. Tanpa membutuhkan waktu yang lama, dia melakukan serangan balik dengan gerakan tendangan memutar khas capoeira dan membuat musuhnya jatuh tersungkur tanpa bisa berbuat apa-apa.

Fernando yang melihat kejadian tersebut terkejut dengan kehebatan temannya itu. Lalu kemudian dia mendesak Paulo untuk melatihnya. Paulo menolak pada awalnya karena dia bersikeras bahwa dirinya bukanlah seorang Master ataupun guru Capoeira, melainkan hanya seorang murid saja. Fernando tidak menyerah begitu saja. Hingga pada akhirnya setelah beberapa hari mendesak Paulo untuk mengajarinya. Pada akhirnya Paulo menyetujui untuk memperlihatkan beberapa gerakan dan tekhnik dasar Capoeira kepada Fernando. Tiga Flores bersaudara tersebut pada akhirnya berlatih bersama-sama dengan Fernando. Fernando pun kemudian dinisbatkan dengan Apelido (nama panggilan capoeira) “Gato” yang berarti kucing.

Kelompok latihan Capoeira yang semakin besar dan inisiasi nama Senzala

Hari demi hari silih berganti, grup latihan yang awalnya hanya terdiri dari Tiga Flores bersaudara dan Fernando “Gato” semakin bertambah. Beberapa orang seperti Claudio Jose Queiroz dan temannya Peixino ikut bergabung bersama. Setelahnya beberapa orang lagi ikut bergabung seperti Garrincha, Sorriso dan adik Fernando “Gato” sendiri yang bernama Gil Velho. Selain itu ada pula Itamar, Mosquito, Barracha, Jimmy, Antero, Bigode, Sanfona dan lainnya. Kelompok latihan capoeira itu semakin tumbuh dan berkembang hari demi hari. Dalam waktu dua tahun, para mestre-mestre Capoeira yang banyak dikenal di masa sekarang telah bergabung dikala itu.

Dengan semakin banyaknya anggota yang bergabung di dalamnya. Pemilik apartemen tempat mereka berlatih capoeira merasa terganggu dengan kebisingan yang kelompok mereka ciptakan saat latihan. Hingga akhirnya grup latihan capoeira mereka terpaksa harus keluar untuk mencari tempat yang baru untuk berlatih. Tentu untuk mencari tempat berlatih yang baru, mereka membutuhkan sejumlah dana. Kelompok berlatih capoeira itu kemudian berinisiasi untuk melakukan semacam pertunjukkan dengan capoeira.

Kelompok berlatih capoeira tersebut banyak melakukan pertunjukkan dan memperkenalkan diri mereka dengan sebutan “SENZALA”. Salah satu pertunjukkan yang terkenal adalah sebuah demonstrasi gerakan capoeira yang dilakukan di sebuah klub Jerman yang pada akhirnya meroketkan nama Senzala dan membuat banyak orang tertarik untuk bergabung. Pada akhirnya mereka berpindah tempat latihan di suatu tempat bernama Largo de Machado di tahun yang sama.

Kompetisi Berimbau de Ouro di akhir tahun 1960

Sekitar akhir tahun 60an, sebuah kompetisi bela diri Capoeira diadakan. Kompetisi bergengsi itu dinamakan Berimbau de Ouro. Grup Capoeira Senzala yang sudah berkembang pesat dan memiliki banyak anggota ikut berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Kali pertama, Gato dan Preguica yang maju untuk mengikuti kompetisi tersebut dan akhirnya berhasil memenangkannya. Di tahun kedua, kemenangan kembali diraih oleh mereka. Nama Grup Capoeira Senzala mulai dikenal secara luas di banyak kalangan masyarakat waktu itu.

Di tahun ketiga setelah dua kali kemenangan berturut-turut, Gato dan Preguica kembali dijagokan untuk ikut serta dalam kompetisi Berimbau de Ouro. Namun keduanya ditolak oleh pihak asosiasi Capoeira dengan alasan bahwa kompetisi tersebut tidak boleh diikuti oleh para master capoeira, dan hanya boleh diikuti oleh murid. Gato dan Preguica memprotes pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa mereka berdua adalah murid, bukan seorang master capoeira. Pihak Asosiasi kemudian menyatakan bahwa rekor kemenangan dua kali berturut-turut dalam kompetisi tersebut telah membuat mereka diakui sebagai level Master dalam capoeira.

Karena tidak bisa ikut dalam kompetisi tersebut untuk ketiga kalinya. Mereka mengajukan dua orang lain dalam grup capoeira Senzala, yakni Mosquito dan Barracha untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut menggantikan mereka. Mereka berdua pun menggapai kemenangan di tahun ketiga. Semenjak saat itu nama Capoeira Senzala semakin luas dikenal para praktisi Capoeira di Brazil. Hingga banyak orang yang rela menempuh jarak jauh untuk ikut berlatih dan mencoba bergabung dengan grup capoeira ini.

Ekspansi dan perkembangan Grup Capoeira Senzala di Dunia

Dengan reputasi yang semakin besar dan kuantitas anggota baru yang ikut bergabung semakin banyak, markas latihan grup capoeira senzala kemudian berpindah kembali di sebuah tempat bernama Cisme Veiho di tahun 1968. Sedikit banyak dari materi capoeira Senzala itu sendiri dipengaruhi oleh aliran ajaran dari Mestre Bimba yang melegenda dan sedikit banyak berkembang dalam ranah kontemporer yang beragam.

Gagasan untuk pengembangan grup Capoeira Senzala agar menjadi lebih besar lagi muncul di tahun 1980 dimana Mestre Gato dan para anggota senior lainnya mulai merombak serta memperbaiki posisi dalam kelompok capoeira mereka. Di penghujung tahun 1980an grup capoeira senzala sendiri sudah menjadi grup capoeira yang terorganisir kuat dan disegani di Brasil. Grup Capoeira senzala mulai meluas di belahan dunia lain. Termasuk ketika masuknya Mestre Gato ke UK pada tahun 1989. Beliau mengembangkan grup Capoeira Senzala yang pada awalnya dipimpin oleh Eamonn Dunlea. Hingga akhirnya terbentuklah Grup capoeira Senzala UK. Hingga pada akhirnya Grup Capoeira senzala ini masuk di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *